Posted: 16 April 2007
Saya jadi ingat cerita seorang Bapak Melayu kenalan saya. Katanya menteri Melayu di Singapore jumlahnya limited dan lebih sedikit dari menteri ras India, padahal populasi ras India itu cuma 7%, cuma setengah dari Melayu yang 14%. Tau kah anda, Melayu itu hanya boleh jadi menteri kalau isterinya adalah bukan dari kalangan Melayu. Pak Yacoob Ibrahim kalau gak salah istrinya bule Brasil yah?
Bukan apa-apa, ini terkait dengan filosofi LKY. "Behind the Man is Woman". LKY pegang kuat-kuat filosofi ini, dan dia worry andaikan menteri Melayu itu beristerikan Melayu, maka pemikirannya akan sangat Melayu alias agamis. Untuk menetralisir hal ini, filosofi inilah yang akhirnya diterapkan di sini oleh LKY. Itu orang Melayu sendiri yang berbicara ke saya.
Dan memang peran isteri berpengaruh pada kedudukan sebagian orang kuat. Termasuk kepada mantan Presiden kita, Pak Harto. Banyak orang bilang Pak Harto sebenarnya sudah "habis" dan seharusnya lengser keprabon ketika Bu Tien wafat, yang desas-desus di belakang, adalah karena kena peluru nyasar Bambang vs Tommy.
Dalam falsafah Jawa, Ibu Tien itu adalah Endhog Jagad (akhirnya keluar juga deh istilah ini), alias telurnya jagat raya. Maksudnya seorang wanita yang dapat mengangkat harkat martabat pria yang menikahinya. Pak Harto yang cuma anak petani meyakini hal ini dan beliau memang akhirnya naik ke kelas tertinggi. Ibu Tien lah, yang diyakini sebagai wanita pilihan dengan kharisma tersendiri, konon katanya adalah orang di belakang layar dari "kekuatan" Pak Harto. Ketika beliau wafat, "porak poranda"lah semuanya.
Falsafah ini yang diyakini oleh Ken Arok, sehingga dia tega membunuh Tunggul Ametung demi mendapatkan si Endhog Jagad, Ken Dedes, yang maaf "itunya" bersinar saat tersingkap dan tak sengaja terlihat oleh Ken Arok. Dan nyatanya, Ken Arok memang mendirikan kerajaan Singosari, yang menurunkan raja-raja Demak, Pajang, Mataram, hingga Yogyakarta dan Surakarta, di mana mengalir darah Endhog Jagad pada mereka. Ibu Tien sendiri adalah putri Puri Mangkunegaran, yang berarti keturunan Ken Arok.
PS: IMHO, gak peduli dengan endhog jagad. Tapi kalo mau jujur memang banyak pemimpin negara-negara di dunia datang dari kaum bangsawan. TANYA KENAPA.
Wassalaam,
Papa Fariz
FS account: boedoetsg@yahoo.com
No comments:
Post a Comment