Sunday, June 17, 2007

Gitu aja kok repot yah?

Posted: 4 Juni 2007

Assalaamu 'alaikum,

http://id.wikipedia.org/wiki/Gus_Dur http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/a/abdurrahman-wahid/index.shtml

Gus Dur kok kayak "Dewa" yah di sebagian masyarakat tertentu. Apa yang Gus Dur katakan, maka itu dianggap benar dan harus dipatuhi. Kadang bingung, karena cara berpikirnya zig zag, dan akhirnya terbukti ketika beliau menjadi Presiden, bukan ekonomi yang dibenahi tapi malah banyak pekerjaan rumah yang timbul, sampai beliau kena pecat.

Entah siapa memanfaatkan siapa, yang jelas dengan segala keterbatasannya, konon para "pembisik" yang ikut "menceburkannya". Sebagian kalangan pun banyak yang "memanfaatkan" beliau dan massanya, sehingga kalau ada apa-apa selalu "melapor" dan berlindung ke beliau.

Bahkan dulu ada yang bilang, andai Gus Dur bilang langit sekarang warna kuning, maka dia akan ikut, karena Gus Dur adalah Wali Allah. Wew, bingung banget, kok sampai taklid segitunya. Memang sih beliau punya darah biru dari salah satu pendiri ormas religius di nusantara.

Kini langkah zig zag Gus Dur membikin orang bingung lagi. Setelah mematahkan koalisi untuk Sarwono, kini tiba-tiba beliau memajukan Oneng sebagai Cawagub. Oalaa, ini kan acara Pilkada untuk cari pemimpin di ibukota kita, dan bukan acara dagelan yang, maaf, pemeran wanita lugu, culun nan katro, boleh sembarang ikutan mentas.

Jadi ingat 8 tahun lalu di negeri Sakura, saat seorang rekan sebangsa hampir ribut dengan orang dari negeri Asia Selatan, gara-garanya orang ras Aria itu "mengejek", apa Indonesia kekurangan orang sehat, kok sampai orang rabun harus dipaksa dipilih jadi Presiden sih.

Entahlah, yang jelas fenomena Gus Dur, memang "perlu ada". Karena akan memberikan warna khusus pada perjalanan kehidupan bangsa. mengenai pemikiran beliau perlu diperhatikan atau gak, ya case by case lah, dan beliau juga orang pintar kok. Tapi gak usah dipikir terlalu serius Mas, segala komentar dan opini aneh beliau, karena semua sudah pada tau, yang penting ngasih nuansa ceria di kehidupan bangsa.

Satu yang saya suka dari beliau, yakni komentar legendarisnya: "Gitu Aja Kok Repot!". Wew, kepake banget brur ini slogan. Anyway semoga beliau ditempatkan pada tempat yang semestinya, dan bukan justru dimanfaatkan. Dan gak sedikit pemikiran genius beliau yang masih bisa terpakai oleh kita semua.

Oke deh, Gitu Aja Kok Repot yah. Hanya sebuah catatan kecil. Maaf bila tak berkenan.

Wassalaam,

Papa Fariz
FS account: boedoetsg@yahoo.com

No comments: